Merencanakan Biaya Pendidikan Anak
Menyiapkan Dana Pendidikan bagi anak bukan sebatas kewajiban Anda sebagai orangtua. Namun juga menjadi hadiah terbaik dan terindah yang bisa Anda persembahkan kepada putra putri tercinta. Tidak bisa dipungkiri, biaya pendidikan formal semakin mahal dari tahun ke tahun, apalagi biaya pendidikan perguruan tinggi. Bahkan, kenaikan biaya hidup setiap tahunnya.

Kenyataan ini jangan sampai membuat Anda lengah, apalagi Anda harus menyerah. Untuk itu Anda harus menyikapi hal tersebut dengan cerdas dan lebih cermat lagi. Pendidikan yang berkualitas untuk Anak Anda layak diperjuangkan, sebab akan menjadi modal penting bagi anak-anak Anda untuk bersaing saat mencari kerja, Saat ini Dunia Kerja semakin kompetitif serta untuk menjadi entrepreneur yang handal dibutuhkan Pendidikan yang berkualitas.

Apa yang harus anda lakukan sebagai orang tua untuk memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri Anda? Bagaimana Cara ?
Nah, simak Tip-tips berikut untuk merencanakan Pendidikan Yang layak bagi buah hati anda.
Dalam hal pendidikan Anak anda yang harus dipersiapkan adalah biaya. Namun kapan waktunya adalah sebuah perencanaan yang harus anda persiapkan. Berikut tips nya
  1. Rencana Pendidikan Anak,
    Sebelum Anak Anda memasuki jenjang pendidikan, sebaiknya Anda mulai merencanakan biaya pendidikan anak dimulai sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan. Rencana pendidikan anak sangat berpengaruh pada biaya yang akan kita keluarkan. Sebagai contoh jika kita memutuskan anak sekolah negeri maka biayanya jauh lebih murah di bandingkan jika kita memutuskan di sekolah swasta apalagi yang favorit dan pendidikan keluar negeri.
  2. Hitung Biaya Pendidikan
    Pendidikan Anak sebaiknya disesuaikan dengan Pendapatan Anda, jangan sampai Pendidikan anak anda putus setengah jalan. Untuk mengetahui berapa biaya pendidikan lakukan survei ke sekolah yang diinginkan. Selanjutnya hitung dengan menambahkan kenaikan sebesar 10% sampai 15% pertahun. 

    Sebagai contoh, biaya masuk TK tahun ini adalah 6 juta. Dengan asumsi kenaikan sebesar 10%, maka 4 tahun ke depan biaya masuk TK di perkirakan sebesar Rp. 7.293.037 

    Jika anak akan masuk 4 tahun lagi, maka kita perlu menabung sebesar Rp. 7.293.037 : 4 = Rp. 1.823.259,25 dalam setahun atau Rp. 151.938 sebulan, ini baru uang masuk belum kebutuhan lainnya seperti seragam dan uang buku. Lakukan hitungan yang sama untuk masuk SMP, SMA dan kuliah.
  3. Cermati Pilihan Investasi 
    Setelah menghitung Biaya Pendidikan, Anda harus mulai melakukan Investasi Dana Pendidikan untuk Anak anda, Baik itu menabung dengan tabungan Anak ataupun menginvestasikan dana yang anda miliki sesuai dengan produk Jasa Keuangan melalui produk keuangan yang di keluarkan oleh perusahaan jasa pengelola keuangan. Dalam hal ini, masing-masing Jasa Keuangan mempunyai kelebihan dan kekurangannya tergantung dari sudut mana kita memandang, yang pasti produk-produk keuangan tersebut saling melengkapi. Pilih investasi yang sesuai dengan anggaran dan tujuan investasi. 

    Jika Anda memilih cara melalui Investasi dengan Produk dari Jasa Keuangan, lebih baik Anda konsultasikan dengan orang ahli atau orang yang lebih paham dan berpengalaman, banyak bertanya mengenai manfaat dari produk, cek juga track record perusahaan pengelola keuangan yang akan Anda percaya untuk mengelola dana pendidikan putra-putri Anda.
  4. Segera lakukan investasi untuk dana pendidikan anak 
    Begitu menemukan cara berinvestasi yang tepat, segera lakukan jangan menunda, karena kenaikan biaya dan inflasi tidak pernah menunggu kita.
Source : Dahniar Syarifuddin (Agency Manager - AXA Insurance Consultant and Financial Planner).