Tatacara Pemilihan Kepada Desa yang Benar,
Selaku Warga Negara Indonesia Anda wajib mengetahui Tatacara Pemilihan Kepala Desa di Desa Anda saat ini. Tatacara Pemilihan Kepala Desa Berdasarkan Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan kepala desa, sebagai berikut :

PEMILIHAN KEPALA DESA

Pelaksanaan kedaulatan rakyat di desa dalam rangka memilih kepala desa yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Pemilihan Kepala Desa dilakukan secara serentak satu kali atau dapat bergelombang.
  • Pemilihan Kepala Desa satu kali pada hari yang sama di seluruh desa pada wilayah Kabupaten/Kota.
  • Pemilihan Kepala Desa secara bergelombang dilaksanakan paling banyak 3 kali dalam jangka waktu 6 tahun dengan interval waktu paling lama 2 tahun TMT juni 2014. 
Tahapan Pemilihan kepala Desa
  • Persiapan; 
  • Pencalonan;
  • Pemungutan Suara;
  • Penetapan.

PERSIAPAN

  • Pembentukan panitia pemilihan kepala desa tingkat kabupaten/kota dan tingkat desa.
  • Penetapan pemilih. 

PANITIA KABUPATEN/KOTA 

  • Bupati/Walikota membentuk panitia pemilihan di Kabupaten
  • Panitia meliputi: 
    1. merencanakan, mengkoordinasikan dan menyelenggarakan semua tahapan pelaksanaan pemilihan tingkat kabupaten/kota; 
    2. melakukan bimbingan teknis;
    3. menetapkan jumlah surat suara dan kotak suara;
    4. memfasilitasi pencetakan surat suara dan pembuatan kotak suara serta perlengkapan pemilihan lainnya;
    5. menyampaikan surat suara dan kotak suara dan perlengkapan pemilihan lainnya kepada panitia pemilihan;
    6. memfasilitasi penyelesaian permasalahan pemilihan kepala desa tingkat kabupaten/kota; 
    7. melakukan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pemilihan; dan
    8. melaksanakan tugas dan wewenang lain yang ditetapkan dengan keputusan Bupati/Walikota. 

PANITIA DESA

  • BPD beritahu kepala desa tentang akhir masa jabatan an sebelum berakhir masa jabatan; 
  • PBD bentuk panitia pemilihan kepala desa, ditetapkan max 10 hari setelah pemberitahuan akhir masa jabatan;
  • Pembentukan panitia pemilihan kepala Desa disampaikan secara tertulis oleh BPD kepada Bupati/Walikota melalui camat.
  • Kades sampaikan laporan akhir masa jabatan kepada bupati/walikota dalam jangka waktu 30 hari setelah pemberitahuan akhir masa jabatan;
  • Panitia ajukan perencanaan biaya pemilihan kepada bupati/walikota melalui camat dalam jangka waktu 30 hari setelah terbentuknya panitia pemilihan; dan
  • Bupati/walikota menyetujui biaya pemilihan dalam jangka waktu 30 Hari sejak diajukan oleh panitia.

TUGAS PANITIA PEMILIHAN DI DESA

  • merencanakan, mengkoordinasikan, menyelenggarakan, mengawasi dan mengendalikan semua tahapan pelaksanaan pemilihan;
  • merencanakan dan mengajukan biaya pemilihan kepada Bupati/Walikota melalui camat; 
  • melakukan pendaftaran dan penetapan pemilih;
  • mengadakan penjaringan dan penyaringan bakal calon;
  • menetapkan calon yang telah memenuhi persyaratan; 
  • menetapkan tata cara pelaksanaan pemilihan; 
  • menetapkan tata cara pelaksanaan kampanye;
  • memfasilitasi penyediaan peralatan, perlengkapan dan tempat pemungutan suara; 
  • melaksanakan pemungutan suara; 
  • menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara dan mengumumkan hasil pemilihan;
  • menetapkan calon Kepala Desa terpilih; dan 
  • melakukan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pemilihan.