Kurang Tidur dapat meningkatkan berat badan
Banyak orang menginginkan berat badan ideal, namun semua itu sangat susah untuk didapat. Kemungkinan besar Anda sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga konsumsi makanan dan juga berolahraga sekuat tenaga, namun ternyata berat badan tak kunjung turun. 
Pasti Anda bertanya-tanya, Kira-kira kenapa ya ?
Padahal Olahraga dan Menjaga pola makan sudah dilakukan.
Kebanyakan Orang yang melakukan Diet gagal akibat tidak menjaga pola tidur.
Sebenarnya, penelitian telah membuktikan bahwa orang yang tidak cukup tidur dan pola tidur yang tidak teratur, berisiko untuk lebih mudah mengalami kenaikan berat badan.
Hal itu diungkapkan oleh seorang Direktur klinis di Institure for Sleep and Wake Disorders di Hackensack University Medical Center, New Jersey, Amerika Serikat.
“Saat kekurangan tidur dan mengalami level energi yang rendah, secara otomatis Anda akan mengambil sekantung keripik kentang atau makanan pembawa kenyamanan lain,” ujar Susan Zafarlotfi, PhD
Berikut Peran Penting Tidur yang Cukup.

Tidur yang Cukup dapat membantu mengurangi ngemil di malam hari.

Ngemil memang sesuatu yang sulit untuk dihentikan karena asyik untuk dilakukan kapan saja. Saat di kantor, meeting, bertemu teman, santai nonton TV.
Namun salah satu waktu yang paling berbahaya untuk ngemil adalah sebelum tidur.
Saat tertidur, badan kita tetap bekerja membakar kalori. Memang, kerja organ-organ dalam tubuh saat tidur tidak seberat saat kita bangun dan berkegiatan. Sehingga, makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan akan lebih lambat dicerna karena kurangnya aktivitas di malam hari.
Asupan makanan di dalam tubuh kita jadi menumpuk dan tidak kunjung terbakar menjadi kalori.
Malam hari, saat kita beristirahat, adalah waktu bagi organ-organ kita bekerja. Sehingga akan lebih baik bila hal ini tidak diganggu dengan kerja tubuh mencerna makanan.

Tidur Yang Cukup dapat memperbaiki dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Walau Anda tidak menjalani diet dan tergolong sebagai mereka yang tidak suka ngemil, menjaga pola dan kecukupan waktu istirahat di malam hari tetap harus diperhatikan. Menurut artikel dalam jurnal Annals of Internal Medicine pada 2012 yang berjudul “Impaired Insulin Signaling in Human Adipocytes After Experimental Sleep Restriction,” kekurangan tidur di malam hari dapat mengurangi sensitivitas insulin yang mendukung metabolisme dalam mengolah karbohidrat menjadi tenaga.
Terkait poin sebelumnya, tidur merupakan waktu yang penting bagi tubuh kita untuk mengolah asupan makanan. Jangan sampai segala usaha kita untuk mengurangi berat badan menjadi sia-sia hanya karena tidak memberikan tubuh kita cukup waktu untuk bekerja.

Jadi, apa saja langkah mudah yang bisa Anda lakukan dalam rangka membiasakan diri untuk tidur secara cukup dan teratur?
  • Olahraga secara teratur
  • Kurangi istirahat di siang hari
  • Biasakan untuk tidur dalam keadaan gelap dan hening
  • Carilah sebuah kegiatan yang menenangkan sebelum tidur