Tips Sukses Wawancara Untuk Fresh Graduated
Info Lowongan Kerja Terbaru ?
Saya Fresh Graduated, boleh lamar ngga ?

Anda seorang lulusan baru tentu berharap mendapat pekerjaan impian selepas mendapatkan gelar sarjana. Pasti Anda mencari setiap iklan lowongan kerja baik secara online ataupun offline. Setelah mendapatkan Informasi Lowongan Kerja yang sesuai keinginan anda, pasti anda mempersiapkan curriculum vitae sebaik mungkin lalu mengirimkannya ke perusahaan dengan harapan mendapat surat balasan.

Namun, ketika ada panggilan wawancara kerja yang diharapkan itu benar-benar datang, pasti Anda bingung. Kemudian terlintas dipikiran, Apa yang harus dilakukan saat wawancara kerja nanti?
Sebab, Anda belum punya pengalaman kerja. Bahkan Anda bahkan tidak punya gambaran bagaimana suasana ruangan wawancara yang akan Anda hadapi nantinya. Sedangkan Anda sangat ingin menjadi seorang pekerja diperusahaan tersebut dan tidak ingin membuang kesempatan ini.

Siap atau tidak yang pasti Anda harus tetap tenang menghadapi wawancara kerja pertama. Dengan persiapan yang matang, Wawancara pertama anda pasti dapat dilewati dengan mudah. Simak 

Tips Sukses Wawancara Pertama Kali / First times of Interview

1. Cari Tahu Tentang Perusahaan
Sebelum menghadiri Acara Wawancara Kerja, sebaiknya Anda harus mengetahui tentang perusahaan yang akan menerima Anda nantinya. Minimal Anda harus tahu profil perusahaan, produk yang dihasilkan serta mencari tahu siapa pewawancara yang akan Anda hadapi. Kalau bisa, Anda juga bisa mencari informasi terkait kultur kerja di dalam perusahaan dengan membaca testimoni dari orang-orang yang sudah bekerja di perusahaan tersebut. Jangan lupa untuk menambah pengetahuan Anda tentang tren industri terkait.

2. Anda Wajib Datang Tepat Waktu

Anda harus menyempatkan diri untuk hadir paling lambat 15 menit sebelum proses Wawancara. Agar wawancara kerja tepat pada waktu. Dengan demikian, perusahaan akan melihat Anda sebagai orang yang disiplin dan menghargai waktu. Dengan demikian, usahakan mendapat nomor antrian pertama untuk menjumpai pewawancara. Sehingga pewawancara menghadapi Anda saat pikirannya masih jernih dan belum terlalu lelah.

Kalau perlu, Anda bisa tiba di tempat wawancara kerja setengah jam sebelum waktu wawancara. Sehingga Anda bisa mengatur nafas dan menenangkan diri sebelum masuk ruangan. Sebaliknya, kalau Anda datang ke tempat wawancara dengan terburu-buru bisa merusak kesempatan ini. Sebab, menghadapi pewawancara dalam kondisi nafas terengah-engah akan membuyarkan segala persiapan yang telah Anda lakukan.

3. Menggunakan Pakaian Yang Baik, Kalau Bisa Yang Formal

"Cinta Pada Pandangan Pertama" sebuah Kunci Sukses Wawancara.
Anda harus memberikan kesan terbaik untuk Pewawancara sejak pertama kali melihat Anda. Salah satu cara yaitu dengan menunjukkan cara berpakaian saat wawancara kerja. 

Gaya berpakaian merupakan cerminan profesionalisme seseorang. Maka, pilihlah busana formal yang pas. Pastikan pilihan warna pakaian Anda serasi dari atasan hingga bawahan. Jangan lupa perhatikan kenyamanan pakaian agar Anda tidak tampak risih dengan baju yang dikenakan selama diwawancara.

4. Anda Harus Santai dan Percaya Diri ( Jangan Gerogi )

Walaupun anda pertama kali mengikuti sesi Wawancara, Anda harus Optimis dan Anda harus selalu Percaya Diri. Anda tidak perlu cemas, Anda harus buang rasa grogi dan tetap tenang serta berpikir positif. Anda harus yakin bahwa persiapan yang telah Anda lakukan sudah cukup untuk menjawab pertanyaan. Dengan demikian Anda akan memiliki rasa percaya diri menghadapi pewawancara.

Kepercayaan diri merupakan salah satu modal Anda dalam merespon pewawancara. Jawablah pertanyaan dengan jelas dan lugas. Gunakan Bahasa Yang Baik dan Benar serta mudah dipahami, jangan terbelit-belit.

5. Anda Harus Memberikan Sinyal Kemampuan Yang Anda Punya

Anda harus memberikan sinyal kepada pewawancara saat melakukan sesi wawancara. 
Contoh pertanyaan : 
Apa yang dapat anda berikan untuk perusahaan ini jika anda diterima kerja ?"
Anda bisa menjawab dengan menunjukkan kemampuan yang dapat anda punya untuk memberikan kesan bahwa anda layak diterima, serta tunjukkan bahwa Anda memiliki kemampuan lain yang relevan dan bisa menunjang pekerjaan di kantor kelak.

6. Anda Jangan Lupa Untuk Menggunakan Kesempatan Bertanya

Setelah selesai mengikuti wawancara kerja, Anda biasanya akan diberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan langsung kepada pewawancara. Alangkah baiknya Anda bertanya seputar job deskripsi yang akan dibebankan kepada anda jika anda diterima nantinya. Kesempatan bertanya tentang deskripsi pekerjaan akan membuat Anda terlihat sebagai orang yang kritis dan berani mengungkapkan pendapat, serta ingin mengetahui tentang apa tugas anda selanjutnya diperusahaan.

7.  Anda Harus Berjabat Tangan Dengan Pewawancara Sebelum Meninggalkan Ruangan

"Sopan Santun" Kunci Sukses untuk menunjukan karekter seorang yang mempunyai budi pekerti yang baik.

Setelah wawancara selesai, jangan lupa bersalaman dengan pewawancara, karena hal itu akan meninggalkan kesan yang baik pada pewawancara. Setelah itu jangan lupa ucapkan salam ketika meninggalkan ruangan.

Mudah-mudahan Anda akan mendapatkan Surat Panggilan Kerja.