Cara Mengatasi Kram Otot Saat Berolahraga
Tips Kesehatan - Saat melakukan olahraga, kebanyakan orang mengalami yang namanya cedera, hal itu disebabkan oleh berbagai macam hal. Namun kebanyakan dari mereka yang pernah mengalami cedera Kram Otot yang diakibatkan oleh kurangnya pemanasan saat melakukan olahraga. Orang yang sering mengalami keram otot orang yang melakukan olahraga sebagai berikut :
  • Renang
  • Gym / Fitness
  • Joging
  • Sepakbola
Kram otot merupakan suatu kondisi dimana otot yang biasa menjadi mengeras, Otot yang digunakan otot yang bisa kita kontrol seperti otot lengan dan kaki, otot akan melakukan kontraksi dan relaksasi bergantian. Otot yang berkontraksi di luar kehendak disebut “spasme”, dan ketika spasme yang terjadi cukup kuat dan berkelanjutan, maka terjadilah kram.

Kram yang terjadi saat aktivitas fisik atau olahraga pada orang yang tak memiliki kelainan metabolik, endokrin, dan neurologi disebut Exercise Associated Muscle Cramps (EAMC). Selain pada saat olahraga, kram otot sering terjadi dalam waktu 8 jam setelah olahraga.

CARA MENCEGAH TERJADINYA KRAM OTOT

  1. Mandi atau rendamlah bagian yang terexplorasi ketika melakukan aktifitas dengan air hangat. Bagus dilakukan setelah beraktivitas seharian, setiap kali sebelum tidur untuk mengendurkan seluruh otot yang tegang.
  2. Lakukan perenggangan / pendinginan sebelum tidur, namun hindari penegangan / meluruskan ujung jari kaki saat peregangan maupun tidur dan usahakan agar kaki- kaki anda tetap hangat selama tidur.
  3. Hindari melakukan olahraga atau aktivitas berat secara tiba-tiba karena dapat menyebabkan otot menjadi kaget (kram). Oleh karena itu, lakukan pemanasan secara benar sebelum berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya dan lakukan pendinginan setelah selesai. Hal tersebut akan memberikan kesempatan bagi otot untuk menyesuaikan diri sehingga tidak menimbulkan kram. Akan lebih baik jika pemanasan ini dilakukan setiap pagi setelah bangun tidur, dengan melakukan senam kecil.
  4. Minum setidaknya enam gelas penuh setiap hari, termasuk satu gelas sebelum tidur. Juga perbanyak minum sebelum, selama dan setelah berolah raga. 
  5. Konsumsi makanan yang kaya kalsium, potasium dan magnesium. Makan satu atau dua buah pisang sehari sudah cukup memenuhi kebutuhan potasium Anda. 
  6. Konsumsi Multivitamin B serta Vitamin E, Karena otot memerlukan vitamin-vitamin esensial untuk memperbaiki dan membangun kembali sel-sel yang rusak serta membantu mencegah kram. Vitamin B terbukti dapat membantu fungsi syaraf dan mengontrol rasa nyeri yang disalurkan oleh saraf. 
  7. Melakukan peregangan setelah melakukan satu kegiatan terus menerus dalam beberapa lama. Misalnya setelah duduk terus menerus di depan computer selama 2 jam, berada di dalam pesawat atau kendaraan yang memakan waktu lama atau berjalan kaki jarak jauh.

CARA PERTOLONGAN / PENANGANAN PERTAMA PADA SAAT KRAM OTOT

  1. Kram Otot pada kaki
    Korban dibantu berdiri dan berat badannya ditahan dengan kaki bagian depan. Setelah ejang pertama berlalu, pijat kakinya. 
  2. Kram Otot pada betis
    Lutut korban diluruskan, kaki ditekan dengan kuat dan mantap ke atas mengarah ke tulang kering. Pijat ototnya dengan cara menekan untuk memberikan efek tenang pada otot. 
  3. Kram Otot pada paha
    Untuk kram pada paha bagian belakang, lutut korban diluruskan lalu angkat kakinya. Untuk kejang pada paha bagian depan, lutut ditekuk. Pada kedua paha, pijat ototnya kuat-kuat.