Diduga Penculik Anak di Aceh Tenggara, Seorang Warga Nyaris Babak Belur Dihakimi Warga di Polsek Lawe Sigala
Beritaitu.com, Aceh Tenggara - Seorang laki-laki an. Hotmartua Harahap (33) nyaris babak belur dihakimi masa, saat berada di Desa Mbacang Lade Kec. Lawe Bulan Kab. Aceh Tenggara karena diduga Dia merupakan salah satu dari komplotan penculikan anak yang kini kian marak berkembang di kalangan masyarakat.

Kejadian berawal dari masyarakat Desa Lawe Rakat yang datang beramai-ramai ke Polsek Lawe Sigala untuk menuntut si terduga penculikan agar dapat diserahkan kepada masyarakat untuk diberi tindakan, akan tetapi pihak Polsek Lawe Sigala tidak mengindahkan permintaan tersebut dan memberikan penjelasan kepada warga agar terduga penculikan tersebut dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu oleh pihak Kepolisian untuk memastikan apakah si terduga benar ada nya melakukan tindakan penculikan anak atau tidak.

Namun tiba-tiba masyarakat tidak terima dengan arahan pihak Kepolisian tersebut dan melakukan tindakan anarkis dengan menyerang serta melempari Kantor Polsek Lawe Sigala. Akibat kejadian tersebut tidak ada jatuh nya korban jiwa, akan tetapi jendela depan polsek mengalami pecah kaca dan satu unit mobil Truck TNI Kompi Senapan A 114 Aceh Tenggara yang turut mengamankan anarkis nya warga juga turut menjadi korban pelemparan batu oleh warga sehingga mengalami pecah kaca juga.

Mengetahui kejadian tersebut, Kapolres Aceh Tenggara segera menelusuri asal usul kehidupan si terduga penculikan anak dan mendapati keterangan dari orang tua terduga bahwa anaknya tersebut mengalami gangguan jiwa dan mengatakan bahwa sebenarnya iya hendak pulang ke kampung halamannya di Mandailing Tapanuli Selatan dengan berjalan kaki, tetapi karena kelelahan yang bersangkutan mampir di desa lawe rakat kec. Lawe Sigala untuk istirahat di salah satu rumah warga desa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan kondisi disekitar Polsek sudah berangsur membaik dan masa pun sudah membubarkan diri setelah mendapat penjelasan langsung dari Kapolsek terkait kasus si terduga penculikan anak tersebut, dan Kapolsek seraya mengimbau agar apabila mendapati ada nya orang baru dikawasan tersebut jangan langsung bertindak anarkis dan harap melaporkan nya terlebih dahulu kepada pihak Kepolisian agar dapat ditelusuri terlebih dahulu kebenarannya.