Humas Polda Aceh menghimbau Masyarakat agar Waspada terhadap peredaran "Uang Baru Palsu"
Beritaitu.com, Banda Aceh - Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan SH,MH menghimbau agar setiap masyarakat dapat lebih teliti dengan seksama untuk mencermati setiap lembaran rupiah ketika ingin digunakan dan apabila menerima uang dari seseorang harap diperhatikan terlebih dahulu, mulai dari strukturnya, kemudian diraba, diterawang dan bandingkan dengan uang asli yang sama yang sudah anda miliki, sehingga tidak terkecoh atas ucapan manis atau iming-iming dari orang tersebut dan mengakibatkan kita sebagai si penerima harus berhadapan dengan hukum nantinya, Kamis (06/04/17).
Saya harap masyarakat diluar sana dapat lebih teliti lagi dalam menggunakan setiap lembaran rupiah, dan coba diperiksa terlebih dahulu atas keaslian uang tersebut, sehingga kita tidak salah menggunakannya, terlebih lagi uang tersebut diberikan oleh orang yang tidak kita kenal,” imbuh Goenawan.
Hati – hati sudah mulai banyak uang palsu beredar di Aceh. Dilihat, diraba, diterawang, slogan ini memang sudah dikenal cukup familiar bagi para masyarakat dalam kesehariannya menggunakan setiap lembaran Rupiah saat hendak melakukan segala bentuk transaksi jual maupun beli.

Data dari Bank Indonesia, selama periode Januari-November 2016 lalu, setidaknya ditemukan kurang lebih 158.426 lembar uang palsu (conterfeit money) di seluruh Indonesia, dalam berbagai nominal pecahan. Yang terbanyak adalah dalam bentuk pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000. dan untuk Kasus uang palsu terbanyak terjadi di Pulau Jawa, DKI Jakarta dan Sumatra.

Hingga kini belum ada sosialisasi konkrit dari pemerintah semenjak uang jenis baru diterbitkan. Oleh karena itu perlu kewaspadaan ekstra terkait hal ini, dan dalam beberapa minggu terakhir, dibeberapa wilayah Aceh juga sudah ada nya ditemukan pecahan serta lembaran uang palsu dengan nominal Rp.50.000 dan Rp.20.000,- yang mulai beredar dimasyarakat.

Sumber Informasi : Tribratanews Aceh