Dua Pelaku Pencabulan Anak diamankan Polisi
Beritaitu.com, Aceh Tamiang - Dua orang pelaku pencabulan serta persetubuhan di Kecamatan Seruway dan Karang Baru, diamankan Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Aceh Tamiang  Kamis (27/4/2017). 

Penangkapan pertama dilakukan terhadap HS (14) pelajar SMP, warga Dusun Harapan Jaya, Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang sekitar pukul 12.00 WIB.

Tersangka HS diboyong petugas setelah adanya laporan Polisi Nomor : LP/29/III/2017/ACEH/SPKT, tanggal 27 Maret 2017 tentang pencabulan dan persetubuhan terhadap anak. 

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu. Ferdian Chandra, S.Sos melalui Tribratanews Polres Aceh Tamiang Jumat (28/4/2017) di Mapolres Aceh Tamiang membenarkan kasus asusila terhadap anak tersebut.

Begitu menerima laporan, selanjutnya Unit Opsnal dan Unit PPA Sat Reskrim Polres Aceh Tamiang melakukan penyelidikan dan ditingkatkan ke penyidikan. Kemudian pada hari itu juga berhasil menangkap terlapor HS di rumahnya Desa Tangse Lama, Seruway.

Kasus tersebut terjadi pada hari Senin (26/4/2017) sekitar pukul 21.00 WIB, di sebuah gudang TK M Saleh Aziz Dusun Tangsi Lama, Kecamatan Seruway. Kepada wartawan Kasat Reskrim meminta identitas korban tidak dipublikasi demi menjaga nama baik korban dan keluarga. Namun Chandra menambahkan, pelaku dilaporkan oleh orang tua korban Siti Latifah (40) dengan saksi dua orang yakni, D (22) dan M (14).

Sementara itu, dihari yang sama, Kamis (27/4/2017) sekitar pukul 14.00 WIB, personel Sat Reskrim juga menciduk seorang tersangka kasus serupa yaitu pencabulan dan persetubuhan terhadap anak. Pelaku berinisial, MRF (17) yang juga masih status pelajar SMA, warga Dusun Suka Damai, Desa Alur Baung, Kecamatan Karang Baru.
Benar pelaku telah ditangkap berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/22/III/2017/ACEH/SPKT, Tanggal 16 Maret 2017 tentang kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak, yang terjadi pada hari Selasa 14 Maret 2017 di areal kebun kelapa sawit PT Socfindo, Kecamatan Karang Baru,” ungkap Kasat.
Menurut Kasat Reskrim, pelaku dilaporkan oleh Rawiyah (40) yang merupakan orang tua korban dengan dua saksi, S (17) warga Karang Baru dan Vi (17) warga Kualasimpang. Atas kasus pencabulan tersebut, pihaknya telah mengambil keterangan saksi-saksi dan membawa korban untuk divisum. Polres juga akan berkoordinasi dengan BAPAS Aceh, melengkapi alat bukti dan gelar perkara guna dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU).

Sementara dua tersangka yang masih pelajar tersebut sudah diamankan di Polres Aceh Tamiang guna penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat Pasal 81 Jo Pasal 82 UU RI Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak.