Tengkorak dan Tulang Berulang Manusia di Kejuruan Muda, Aceh Tamiang
Beritaitu.com Aceh Tamiang - Penemuan tengkorak kepala manusia dan tulang belulang lainnya dikawasan perkebunan kelapa sawit PT Mapoli Raya, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang sudah dilakukan olah TKP dan identifikasi oleh tim Polsek Kejuruan dan anggota identifikasi dari Polres Aceh Tamiang, Rabu (10/5/2017) pagi.

Dari hasil identifikasi Polisi, diperkirakan kerangka manusia tersebut sudah sekitar dua tahun berada dilokasi itu.
Identifikasi sudah, diperkirakan kerangka itu sudah dua tahun. Tapi sejauh ini kita belum bisa memastikan ini korban bunuh diri atau pembunuhan, apalagi korban mutilasi belum ditemukan bukti arah kesana,” tegas Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu. Ferdian Chandra, S.Sos yang pada tribratanews.polresacehtamiang.com Kamis (12/5/2017).
Dipaparkan, selain tengkorak kepala, saat olah TKP ditemukan lagi tulang belulang seperti tulang tangan, kaki dan rusuk yang berjarak hanya 3 meter dari tengkorak pertama dengan posisi berserakan. Tak jauh dari situ ditemukan barang bukti lain terdiri atas celana panjang jeans warna abu abu, dompet warna hitam namun isinya kosong, celana dalam pria, satu sandal jepit dan seutas tali nilon warna biru yang masih terikat di salah satu batang pohon yang sudah patah. Diujung tali tambang sepanjang 1,5 meter tersebut masih terdapat beberapa helai rambut.

Selain melakukan identifikasi, pihaknya juga sudah minta keterangan para saksi.
Untuk kerangka manusia di bawa ke RSUD Aceh Tamiang, sedangkan barang bukti lainnya kita bawa ke Polres guna penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Ferdian Chandra menyebutkan, atas temuan kerangka tanpa identitas tersebut pihaknya akan melakukan koordinasi lintas sektoral kepada jajaran Polsek guna mengungkap identitas korban.
Jajaran Polsek juga akan mengumumkan perihal penemuan tengkorak dan kerangka manusia kepada masyarakat agar mereka yang ada kehilangan anggota keluarganya harap melapor kepada Polisi,” ujarnya.
Informasi dirangkum sebelumnya bagian tulang manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang warga kakak beradik Muhazal (29) dan Sapri (17) warga setempat Selasa (9/5/2017) sekitar pukul 17.30 WIB saat mereka hendak memasang jerat ayam hutan/burung di lokasi semak belukar diujung kampung berbatsan dengan HGU PT Mapoli Raya.

Kemudian Muhazal pulang melaporkan temuannya kepada warga lain dan perangkat desa. Perangkat desa meneruskan melapor ke Polsek Kejuruan Muda. Karena malam itu kondisi hujan lebat sehingga esok harinya Rabu (10/5/2017) sekitar pukul 08.30 WIB Polisi baru bisa dilakukan olah TKP.

Tentang penemuan tulang belulang manusia tersebut ke esokan harinya, sontak membuat geger warga sekitar ikut mendatangi kelokasi temuan. Warga semakin ramai saat Polisi menggelar identifikasi dan membawa seluruh tulang-tulang tersebut.