Apa itu rubella (campak Jerman)?
Rubella atau campak Jerman adalah penyakit menular yang disebabkan virus rubella. Gejala rubella yang paling utama adalah ruam merah berbentuk bintik-bintik. Rubella sering terjadi pada anak yang belum mendapat vaksin campak, gondok, dan rubella.
Rubella berbeda dengan cacar air walaupun dua penyakit ini sama-sama menyebabkan ruam merah. Rubella disebabkan virus yang berbeda dengan cacar air, dan rubella tidak terlalu menular dan serius seperti cacar air.

Apakah rubella (campak Jerman) berbahaya?

Semua orang berisiko terkena rubella. Rubella pada anak dan dewasa membaik dengan cepat, tidak bahaya, dan jarang menyebabkan komplikasi. Rubella hanya berbahaya jika terjadi pada wanita hamil. Jika wanita hamil terinfeksi virus, khususnya selama 4 bulan pertama kehamilan, bayi berisiko mengalami kecacatan atau bahkan lahir mati.

Apa saja tanda-tanda dan gejala rubella (campak Jerman)? 

Anak-anak yang terinfeksi rubella mungkin saja tidak menunjukkan gejala. 
Umumnya, gejala muncul 2-3 minggu setelah terpapar virus. 
Gejala rubella yang sering terjadi yaitu:

  • Ruam kulit pada kepala menyebar ke tubuh, selama 2-3 hari
  • Sakit kepala, demam ringan
  • Hidung tersumbat atau ingusan
  • Kelenjar getah bening leher dan belakang telinga membengkak

Rubella pada dewasa dan remaja dapat ditambah dengan gejala berikut ini:

  • Hilang napsu makan
  • Konjungtivitis (infeksi kelopak mata dan bola mata)
  • Sendi bengkak dan nyeri, pada wanita usia muda, Gejala ini biasanya hilang dalam beberapa hari namun dapat lebih lama.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda atau anak Anda mengalami ruam atau gejala di atas.
Selama kehamilan, Anda akan dilakukan pemeriksaan rubella dan divaksin jika dibutuhkan oleh dokter kandungan Anda. Meski begitu, jika Anda hamil atau ingin hamil dan mengalami gejala rubella, Anda harus dirawat segera untuk perawatan medis.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Apa penyebab rubella?

Penyakit rubella disebabkan oleh virus rubella. Virus ini ditularkan dari orang ke orang melalui kontak dengan cairan dari hidung dan tenggorokan penderita rubella. Penyakit ini sangat menular dan mudah ditularkan pada orang lain. Seseorang dapat menularkan virus ke orang lain seminggu sebelum ruam kulit muncul, hingga 1 minggu setelah ruam sembuh. Wanita hamil dapat menularkan rubella pada bayinya lewat aliran darah. Faktor-faktor risiko

Siapa saja orang yang berisiko terkena rubella?

Ada faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena rubella, yaitu:

  • Pernah menderita rubella sebelumnya
  • Tidak pernah mendapat vaksin gondok, cacar air, dan campak
  • Bepergian ke negara lain atau tempat epidemi rubella
  • Tidak memiliki faktor risiko tidak berarti Anda tidak dapat menderita penyakit ini. Tanda ini hanya referensi saja. Anda harus konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih rinci.

Cara Menangani Rubella

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. Selalu konsultasikan pada dokter Anda.
Apa saja obat yang biasa digunakan untuk mengobati rubella (campak Jerman)?
Saat ini, proses penyakit autoimun dan rubella dianggap berhubungan. Saat terinfeksi rubella, tubuh anak Anda akan secara otomatis kebal dan memiliki imun pada penyakit ini secara permanen.

Jika anak Anda merasa tidak nyaman, Anda dapat menggunakan obat penurun panas dan antinyeri seperti paracetamol. Anda juga dapat bertanya pada apoteker untuk krim pengurang rasa gatal.
Jika Anda hamil, dokter Anda dapat memberikan antigen rubella (hiperimun globulin) untuk membantu kekebalan, namun hal ini tetap berisiko pada cacat bayi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis rubella?

Rubella cukup sulit didiagnosis dan gejalanya kurang jelas. Dokter Anda akan mendiagnosis dari riwayat klinis dan pemeriksaan gejala pada anak Anda. Jika Anda hamil dengan gejala rubella atau terpapar dengan pasien rubella, dokter dapat mengambil sampel cairan dari tenggorokan, darah, dan urin untuk diperiksa.

Apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi rubella di rumah?

Berikut adalah yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi rubella:

  • Konsumsi obat yang diresepkan
  • Jangan menggaruk karena dapat meninggalkan bekas. Anda dapat menggunakan krim pengurang rasa gatal yang dijual di apotek
  • Anda atau anak Anda harus menghindari kontak dengan orang lain hingga membaik, khususnya jangan berdiri dekat atau berkontak dengan orang hamil
  • Gunakan aspirin rubella untuk anak kecil