Beritaitu.com, Internasional - Harshit Sharma seorang siswa SMA Pemerintah dari Mathana di Kurukshetra, Haryana akan dipekerjakan oleh Google pada Agustus 2017.
Harshit Sharma
Source Photo : www.india.com
Pemerintah Chandigarh telah memerintahkan penyelidikan untuk memeriksa apakah klaim yang diajukan oleh pejabat yang menyatakan bahwa seorang anak laki-laki dari kota yang dipilih oleh Google untuk program perancangan ikon khusus, adalah benar atau tidak. Pejabat Chandigarh pada hari Sabtu mengatakan bahwa Harshit Sharma, 16 tahun, telah dipilih oleh Google untuk pekerjaan dimana dia akan menerima uang saku Rs 4 lakh ( sekitar 80 juta)  per bulan.

Menurut sebuah laporan Hindustan Times, sebuah penyelidikan telah diprakarsai oleh pemerintah pada hari Selasa, banyak laporan media mengutip Google yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki anak itu dalam catatan mereka.

Pejabat Chandigarh mengatakan bahwa Harshit, yang menyelesaikan Kelas 12-nya, diperkirakan akan berangkat ke AS pada bulan Agustus.

Rilis resmi oleh administrasi Union Territory juga menyebutkan bahwa Harshit akan dilatih awalnya selama setahun dan setelah dia menyelesaikan pelatihannya, Harshit diperkirakan akan menerima Rs 12 lakh per bulan.

Harshit berasal dari Mathana di Kurukshetra, Haryana dan telah mengambil Teknologi Informasi sebagai subjek di Kelas 12.
Saya terus mencari pekerjaan secara online. Saya melamar pekerjaan ini di bulan Mei dan diwawancarai secara online. Saya tertarik dalam mendesain grafis selama 10 tahun terakhir. Saya dipilih berdasarkan poster yang saya desain,"Ungkap Harshit.
Orang tua Harshit adalah guru dan dia memiliki adik laki-laki di Kelas 10. Harshit adalah seorang siswa dari Sekolah Menengah Umum Model Pemerintah (GMSSS). Salah satu guru sekolahnya, Deep Kiran, mengatakan bahwa dia adalah seorang siswa yang brilian. 
Harshit itu serba bisa. Dia telah membawa kemenangan ke sekolah kami. Sekolah kami mendapatkan status sekolah pintar pada tahun 2016. Harshit membantu para guru dalam berbagai program, karena dia memiliki bakat untuk mendapatkan teknologi," Ungkap Indra Beniwal, selaku Kepala sekolahnya.