Kesehatan Pria - Sebagian besar pria masih percaya beberapa mitos soal mani mereka. Mulai dari warna dan tingkat kekentalan menandakan bahwa mani tersebut dalam kualitas yang baik. Benarkah demikian?
Kesehatan Pria
Pakar andrologi mengatakan, kualitas kecebong yang sehat tidak bisa dilihat hanya berdasarkan penampilan fisik semata. Sebagai dokter andrologi, bahkan mengaku tidak bisa melihat kualitas kecebong hanya dari tampilan fisiknya. Menurut mereka kecebong pria yang kental saat keluar, biasanya butuh waktu kira-kira 60 menit bagi sperma untuk menjadi cair.

Sedangkan, tingkat kekentalan cebong tidak menggambarkan kualitas cebong itu sendiri. Konsistensi kekentalan cebong setiap pria berbeda-beda karena ditentukan oleh banyak faktor.

Sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan jika kecebong encer, hal tersebut bukan berarti kecebong Anda tidak baik. Cairan kecebong atau semen normal pada umumnya bewarna putih keabu-abuan. Selain itu warna dan konsistensi cairan ini sangat bervariasi. 

Faktor usia, makanan dan frekuensi ejakulasi merupakan beberapa faktor yang sangat berperan, Pada awal ejakulasi cairan semen tampak kental dan lengket, kekentalan ini akan berangsur menurun dan mencair dalam waktu 20 hingga 30 menit.

Kekentalan kecebong tidak berhubungan dengan kualitas mani yang terkandung di dalamnya. Kualitas dan kuantitas kecebong hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan analisis yang dilakukan oleh dokter spesialis andrologi.

Faktor lain yang berperan dalam penentuan kualitas kecebong adalah asupan nutrisi, stres, obesitas, obat-obatan yang dikonsumsi dan paparan asap rokok serta konsumsi pestisida atau oksidan lain dalam makanan.

Pria subur rata-rata mengeluarkan 2 hingga 5 mL semen dalam satu kali ejakulasi. Volume semen biasanya lebih sedikit bila sering ejakulasi dan volume lebih banyak akan didapatkan setelah lama tidak berhubungan intim.

Jika Anda ingin mengetahui kualitas kecebong Anda sehat atau tidak, sebaiknya konsultasikan dengan dokter ahli. Tapi yang pasti, selalu jalankan pola hidup sehat.