Beritaitu.com Banda Aceh - Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin melalui tribratanewsaceh.com diruang kerjanya, Banda Aceh, Senin (23/10/17) sekira pukul 23.00 WIB Dini hari menyampaikan klarifikasi tidak ada anggota Satlantas yang menguras atau merogoh saku pelanggar lalu lintas sebagaimana yang diberitakan disalah satu media online.
Terkait Viralnya Pemberitaan Miring Yang dilakukan Anggota Satlantas di Media Online, Berikut Klarifikasi oleh Kapolresta Banda Aceh
Semenjak isu ini beredar, Saladin langsung memanggil Kasat Lantas dan anggota yang bertugas pada saat kejadian untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut.

Mantan Kabid Humas Polda Aceh ini menjelaskan, saat ditilang, ada empat pelanggaran yang dilakukan, pertama melanggar marka jalan, kedua tidak memakai helm bagi penumpang dibelakang, ketiga tidak memiliki SIM dan ke empat tidak membawa STNK.
Dari bukti lembar tilang dan sejumlah uang yang telah disetorkan ke kas Negara bahwa petugas sudah menjalankan sesuai prosedur proses penilangan dan kita telah mengarahkan kepada pelanggar agar menghadiri proses sidang di pengadilan pada tanggal yang telah ditentukan, namun apabila si pelanggar tidak bisa mengikuti proses sidang, pelanggar dapat membayar ke Bank BRI terdekat untuk melakukan proses pembayaran denda tilang melalui via ATM, sesuai dengan yang ditentukan aplikasi E-Tilang,” jelas Kapolresta.
Pada saat kejadian, si pelanggar tidak mengerti cara menggunakan aplikasi E-Tilang, kemudian dia menitipkan denda tilang kepada petugas untuk disetorkan ke Bank dengan bukti slip transfer ATM BRI.

Kapolresta dalam hal ini menyayangkan adanya media yang memberitakan berita yang tidak ada konfirmasi awal terlebih dahulu tentang kebenaran kejadian tersebut dan hanya mengambil sumber dari sebelah pihak saja.
Biasanya sebelum berita diturunkan rekan-rekan wartawan selalu konfirmasi apabila ada suatu kejadian yang bersinggungan langsung dengan petugas kita dilapangan,” tambahnya.
Dalam hal ini Kapolresta juga sudah menghubungi pempred dari media online tersebut, dengan mengajak orang tua dan pelanggar itu sendiri untuk klarifikasi ke kantor.